Selamat Datang ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Bantuan ?
NEWS : || SMS : 0815 7449 7994 | Email : sofyantv@gmail.com

HL

HL
NEWS : || KPU HIMBAU TUNGGU HASIL RESMI PILPRES 2014 TANGGAL 22 JULI MENDATANG| |20 MILIAR DI ALOKASIKAN PEMKAB BEKASI UNTUK PERBAIKI JALUR ARUS MUDIK |PASAR CIKARANG SEMERAWUT AKAN DI BONGKAR SETELAH LEBARAN |LAPAK PEDAGANG MALAM SAYURAN DI PEREMPATAN SGC MENGGANGGU LALU LINTAS | PREMAN BEKINGI PUNGLI DI PASAR DAN PEREMPATAN CIKARANG |JELANG MUDIK, BENGKEL RAUP PANEN BERLIMPAH |TUKAR GULING TERMINAL CIKARANG DENGAN SGC PENUH PENYIMPANGAN |MOBIL DINAS PEMKAB BEKASI TIDAK BOLEH DI BAWA MUDIK | |WARGA CIKARANG INGIN PUNYA ALUN-ALUN KOTA |PEMBANGUNAN ISLAMIC CENTER SARAT DENGAN KORUPSI

Guru Tendang muridnya di dalam kelas

Written By Red PBT on 31/10/10 | 13.52

Bekasi- Oknum Guru PNS yang Tugino, di laporkan orang tua murid ke UPTD Cikarang Utara, hal tersebut di laporkan  lantaran oknum guru tersebut menendang bagian paha anaknya Rhama, dengan menggunakan sepatu PDL atau sepatu yang biasa di gunakan tentara.

menurut pengaduan orang tua murid yang anaknya  bersekolah di SDN Karang asih 04 kecamatn cikarang Utara, bekasi. Sabtu pagi disaat Rhama sedang mendapatkan pelajaran matematika, guru tersebut melihat anak tersebut berada di lantai sambil mengetuk-ngetuk lantai dengan pulpenya, tanpa bertanya lagi, guru tersebut langsung menendang  bagian paha kanan hingga rhama menangis, melihat muridnya menangis, bukannya mendiamkan malah guru tersebut mengancam " Sudah jangan nangis, nanti bapak tendang lagi kamu." ujar orang tua murid menirukan ucapan Oknum guru tersebut.

" Anak saya di lantai itu sedang mencari pinsilnya yang terjatuh, tanpa sadar, tangannya mengetuk-ngetuk lantai, hingga menimbulkan bunyi ketukan,, dia bilang tendangnya gak keras, Ukuran keras itu berbeda dengan anak-anak, pokoknya saya tidak terima perlakuan guru yang tidak mendidik itu,." ucap nur, ibu kandung korban di kantor UPTD kecamatan cikarang utara.

Orang tua korban rencananya akan membuat Visum untuk di jadikan dasar laporan ke polsek cikarang utara, Kepala sekolah SDN Karang asih 04. Neneng, membenarkan kejadian tersebut, " saya minta maaf atas nama sekolah dan pribadi, sebenarnya Guru tersebut bertugas menggantikan guru kelasnya yang sedang cuti lahir, saya akan beri dia sanksi secara kedinasan.."

Pihak UPTD mengatakan sudah memanggil guru tersebut, dan berjanji akan menindak lanjuti laporan orang tua wali murid tersebut. sampai saat ini guru tersebut mash mengajar, mungkin sanksinya kita pindahkan, untuk lebih dari itu bukan wewenang kami.." Ujar Wawan salah satu pejabat yang bertugas.
13.52 | 0 komentar

Mendiknas Ajurkan Siswa di Pengungsian Tetap Belajar

Written By Red PBT on 29/10/10 | 01.38

Klaten (ANTARA) - Menteri Pendidikan Nasional, Muhammad Nuh, meminta para siswa yang harus mengungsi pascaerupsi Gunung Merapi tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar meskipun dilaksanakan di lokasi belajar sementara.
"Siswa harus tetap belajar dan pemerintah kabupaten juga harus memberikan lokasi yang layak untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sementara ini," katanya di Klaten, Kamis.
Hal tersebut disampaikan Mendiknas dalam kunjungannya bersama rombongan Wakil Presiden, Boediono, di lokasi pengungsian warga lereng Merapi di Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten.
Kegiatan belajar mengajar di lokasi pengungsian, katanya, dapat menggunakan tenda-tenda dan rumah penduduk untuk sementara waktu.
Pemkab setempat, kata dia, harus lebih cermat memetakan lokasi yang tepat untuk sarana belajar siswa dalam kondisi darurat.
"Saat ini masih dalam tahapan darurat evakuasi sehingga tidak harus dibangun gedung sekolah yang baru," katanya.
Ia mengatakanm, Kementerian Pendidikan Nasional akan mengalokasikan dana untuk renovasi dan rehabilitasi gedung-gedung sekolah yang rusak akibat erupsi Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu.
Selain itu, katanya, pendidikan kebencanaan harus menjadi agenda utama pembelajaran para siswa di lokasi pengungsian.
"Pendidikan kebencanaan akan menuntun anak-anak untuk dapat menata psikologis seperti menghilangkan trauma pascabencana," kata dia.
Sementara itu, di Klaten, beberapa rumah penduduk di sekitar lokasi pengungsian di Desa Dompol, Keputran, dan Bawukan menjadi lokasi KBM sementara para siswa enam sekolah dasar yang gedung sekolahnya masuk dalam Kawasan Rawan Bencana III Merapi.
Ketiga desa tersebut adalah Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo dengan jumlah peserta didik sebanyak 600 siswa.
01.38 | 0 komentar

Korban tewas letusan merapi bertambah, korban tewas menjadi 33 orang

Written By Red PBT on 28/10/10 | 14.43


Yogyakarta: Jumlah korban tewas akibat letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/10) sore bertambah satu orang. Jumlah seluruhnya korban tewas menjadi 33 orang.

Menurut Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Ajun Komisaris Besar Polisi Agustinus, Kamis (28/10), satu korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman, Yogyakarta. Kini, jenazah sudah diambil kleluarganya.

Nama dan jenis kelamin korban yang meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Nugroho Sleman belum diketahui karena jenazahnya sudah diambi keluarganya untuk dimakaman. "Proses identifikasi para korban letusan gunung paling aktif di Indonesia tersebut diakui cukup sulit karena kondisi tubuhnya hampir 70 persen mengalami luka bakar, sehingga sangat sulit untuk mengidentifikasi para korban," katanya.

Dia mengatakan, pengidentifikasian korban tergolong sulit sehingga hanya bisa dilakukan melalui identifikasi sekunder yaitu ciri fisik. Identifakasi tidak bisa dilakukan secara primer karena sudah kulit korban sudah tekelupas sehingga tidak bisa diambil sidik jari dan catatan gigi. "Kebiasaan dari kalangan masyarakat yang tidak pernah ke dokter gigi sehingga menyulitkan untuk pengidentifikasian sekunder fisik para korban," katanya

Sekunder fisik korban hanya bisa dilakukan melalui pengukuran tinggi badan dan pakaian yang dikenakan mereka sehingga pengidentifikasian memakan waktu lama. Berikut nama-nama korban tewas yang dirilis Rumah Sakit Sardjito: 1. Mbah Maridjan 2. Dr Tutur 3. Suranto 4. Nurul (bayi) 5. Wiyono 6. Keluarga bapak Nardi 7. Ny Emy 8. Bayi Ny Emy 9. Imam 1 10. Andri 11. Imam 2 12. Samidi 13. Nardi 14. Sarwo Rejo 15. Narudi 16. Slamet Ngadiran (Gomet) 17. Ny Pujo 18. Mursiyam 19. Muji/Adi 20. Bapak Warjo 21. Harno Miharjo 22. Harno Wiyono 23. Udi Sutrisno 24. Sarjiman 25. Puji Sarono 26. Sarno Utomon 27. Tarno 28. Yanto Utomo 29. Wahono Suketi 30. Iwan Nur Cholik 31. Sipon 32. Yuniawan 33. Nama dan jenis kelamin tak diketahui meninggal dunia di RS Panti Nugroho Sleman, Yogyakarta. (Ant/DOR) www.metrotvnews.com
14.43 | 0 komentar

Korban tewas tsunami mentawai 315 jiwa, 509 orang di Laporkan hilang

Korban tewas akibat gempa 7.2 SR dan tsunami di mentawai Sumatra barat terus bertambah, 

data terakhir Badan Pengendali Bencana Daerah (BPBD) saat ini sudah 315 korban di temukan yang tewas. Berdasarkan data dari empat kecamatan, yaitu Kecamatan Sikakap, Pagai Utara, Pagai Selatan, dan Sipora Selatan,yang di terjang ombak setinggi 3 hingga 6 meter (25/10) kemarin,


sebagian korban sudah di laporkan dan langsung di makamkan. Sedangkan data korban yang hilang sebanyak 502 orang masih dalam pencarian dan penyisiran di pantai-pantai.
Sulitnya sarana Transportasi ke lokasi bencana, membuat evakuasi korban berjalan lambat, aroma bau busuk mulai tercium dari puing-puing bangunan yang hancur, malam ini TNI akan kembali mengirimkan 100 personilnya untuk membantu melakukan pencarian korban.
14.20 | 0 komentar

Dua Pemuda Di Tembak Anggota Polisi, Di Duga Mau Merampok

PBTV.Mengantisipasi maraknya aksi perampokan di wilayah Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi Kabupaten dan Polsek jajarannya mengintensifkan patroli di daerah-daerah rawan kriminalitas.


Patroli yang dilakukan membuahkan hasil, pada Rabu (27/10/2010) malam, Sat Reskrim Polsek Metro Cibitung mencurigai dua lelaki berboncengan sepeda motor yang mencurigakan berada di depan sebuah warung, di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Karena curiga , Petugas Polsek Metro Cibitung menghampirinya dengan memepetkan kendaraan sepeda motor. Saat ditegur kedua lelaki ini kabur. Yang satu kabur pakai motor Mio, sementara yang lainnya berlari. Tiga kali tembakan dilepaskan petugas dua diantaranya mengenai kedua kaki lelaki itu dan roboh.

Tersangka Ag, 30 tahun, dan seoang temannya tersungkur setelah kedua kakinya ditembus timah panas petugas. Diduga keduanya akan melakukan aksi kejahatan. Kedua tersangka selanjutnya dilarikan ke RS. Cibitung Bekasi.

Kini, terhadap kedua tersangka tengah dilakukan proses penyidikan di Mapolsek Metro Cibitung.
03.45 | 0 komentar

Potongan Tubuh tangan dan kaki di temukan di sekitar Rumah Mbah Maridjan

Written By Red PBT on 27/10/10 | 13.09

Yogyakarta - Tim relawan evakuasi korban letusan Gunung Merapi menemukan potongan kulit kering manusia dari bagian pergelangan tangan dan kaki.tim sejak pagi telah melakukan penyisiran di sekitar rumah Mbah Maridjan, setelah erupsi Merapi pada Selasa (26/10) petang.

Saat melakukan penyisiran, di bagian permukaan tanah yang tertutup abu meterial vulkanik Merapi ditemukan potongan kulit kering manusia dari bagian tangan dan kaki.

"Jarak ditemukannya potongan kulit manusia tersebut sekitar 100-200 meter arah bawah rumah Mbah Maridjan," katanya.

Ia mengatakan, penemuan potongan kulit tidak di satu lokasi melainkan menyebar ke berbagai titik. Potongan kulit tersebut akan dibawa ke bagian forensik untuk dilakukan identifikasi.

"Hingga kini tim belum bisa memastikan potongan kulit itu milik siapa, karena belum dilakukan identifikasi. Kami akan membawanya ke bagian forensik untuk mendapatkan kepastian," katanya.
(Sumber : www.antaranews.com )
13.09 | 0 komentar

Merapi meletus

Gunung Merapi akhirnya memulai fase erupsi, Selasa (26/10/2010) sore. Luncuran awan panas atau yang biasa disebut wedhus gembel, terjadi hingga empat kali.Data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), menyebutkan awan panas pertama terjadi pada pukul 17.02 dan lebih mengarah ke barat.
Luncuran kedua terjadi pada pukul 17.19, 17.24, dan 17.34. Namun, pantauan luncuran-luncuran berikut itu tidak bisa terpantau karena terhalang kabut tebal dan diduga tersebar ke segala arah. Hingga pukul 18.33, awan panas terus meluncur dan alat seismograf di kantor BPPTK masih terus mencatat pergerakan awan panas.
BPPTK pun memerintahkan seluruh petugas di lima pos pemantau gunung Merapi untuk turun dan mengevakuasi diri pada pukul 18.05. Pada saat bersamaan, terdengar 3 kali letusan besar dari pos Jrakah dan Selo di Magelang. 

Sembilan korban tewas akibat terkena awan panas Gunung Merapi yang seluruhnya laki-laki, hingga Rabu (27/10/2010) dini hari belum bisa dibawa pulang oleh keluarganya, karena masih dilakukan visum di Rumah Sakit dr Sardjito, Yogyakarta.Petugas rumah sakit, Tri Yoga, mengatakan, dari sembilan korban tewas tersebut, tiga korban --Tarno, Imam Nur Kholik, dan Sipon-- merupakan warga Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sedangkan dua korban tewas lainnya, Wahono dan Puji Rano, dari Dusun Pelemsari, Desa Umbulharjo.
Selanjutnya, Yamto Utomo dari Dusun Ngrangkang, Desa Umbulharjo, dan Sajiman warga Desa Kepuharjo, Cangkringan.
Seorang korban tewas belum diketahui indentitasnya, yang diduga warga Cangkringan. Seoang lagi adalah editor VIVAnews, Yuniawan W Nugroho dari Cibinong, Bogor.
Ia mengatakan, jumlah korban yang terluka 14 orang, seorang di antaranya merupakan relawan bernama Diah Permonosari yang terluka akibat menyelamatkan seorang korban.
"Relawan yang terluka itu setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit diperbolehkan pulang karena hanya lecet pada kaki," katanya.
Tri Yoga mengatakan, sejumlah korban yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh masih dirawat di RS Sardjito. "Kami tidak bisa memastikan membutuhkan waktu berapa lama untuk memulihkan para korban luka bakar," katanya.
Berdasarkan data, korban yang selamat mulai di bawa ke rumah sakit pada pukul 19.44 WIB, kemudian terus bertambah hingga sekitar pukul 23.30 WIB.
Ada lagi korban luka bakar, Ratmi, berusia 30 tahun, warga Sleman, kemudian Arip Candra berusia 23 tahun, warga Kedung Sriti, Umbulharjo Cangkringan.
Selain itu juga Sri Wahyu Nur Irawan (25) dan Mbah Pujo (68), masing-masing warga Umbulharjo serta Ngatinem (50), warga Kranggah, Umbulahrjo, Cangkringan.
Selanjutnya, Muji (50) dan Udi Sutrisno (50), warga Kinahrejo, Cangkringan dan Warjo (50),  warga Ngaglik, Sleman dan Tarno (60), warga Kinahrejo.
Korban lainnya adalah Harno (50) warga Kinahrejo, dan Bilal (52) dari Panti Nugroho Pakem, serta Mursiyam (45), warga Pelemsari, Umbulharjo Sleman.
(sumber. kompas, antara.)
06.26 | 0 komentar

Facebook | DUNIA PEMBURU BERITA TV

Facebook | DUNIA PEMBURU BERITA TV: "- Sent using Google Toolbar"

PBTV.
05.21 | 0 komentar

Tersangka penipuan milyaran rupiah, Julianti akhirnya di tangkap

Bekasi-Tersangka penipuan milyaran rupiah, Julianti akhirnya di tangkap petugas polres metro Bekasi Kabupaten, di Kecamatan Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (25/10).
Ibu beranak dua ini sempat memarahi para wartawan ketika ingin mengambil gambarnya di ruang satserse Mapolres Bekasi Kabupaten, “ Ngapain sih pada foto segala,.  Yang mau nanya cukup dua pertanyaan saja “  Ujar Julianti sambil menutupi wajahnya, Istri dari seorang karyawan PT OD.
Yulianti sempat Kabur sekitar dua minggu lalu dari rumah kontrakannya di Perumahan Taman Elok Blok E 2 Nomor 13 A RT 03/32, Kelurahan Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten, Kompol NT Nurrohmad menjelaskan, pelaku sudah menipu puluhan orang yang berasal dari Bekasi, Medan dan Aceh. hingga kerugian korban hampir mencapai 2 Milyar lebih,
Modusnya, pelaku menawari para korbanya agar  ikut memberikan modal sebagai investasi dengan keuntungan 30 persen tiap bulannya, untuk proyek pengeboran dan pengadaan alat-alat Migas di Babelan, bekasi.
“Julianti dan suaminya kami ringkus di Medan, Sumatera Utara dengan berkoordinasi kepolisian setempat. Julianti  sudah kami tetapkan sebagai tersangka, sedangkan suaminya  masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.

Jika memang ada keterlibatan, maka suami tersangka akan ditetapkan sebagai tersangka juga,” ujarnya Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten
Dari tangan tersangka, petugas menyita Uang senilai Dua Juta Rupiah, Beberapa Kwitansi dari para korban yang bernilai 10 hingga 700 Juta, Sedangkan buku rekening Bank tersangka masih di cari untuk penyelidikan lebih lanjut, “ saat ini tersangka kami kenakan pasal 378 tentang penipuan, kamipun berharap jika masih ada korban yang belum terdata oleh kami, maka kami berharap korban segera melaporkannya ke kami, “ ujar kompol  NT Nurrohmad.
00.07 | 0 komentar

Uang Kertas kuno aneh, Bisa melengkung sendiri

Written By Red PBT on 26/10/10 | 00.26



Aneh tapi nyata, Uang kertas kuno bergambar sokarno jika di taruh di telapak tangan manusia, maka uang dengan nilai seribu rupiah tersebut akan melengkung keatas dengan sendirinya, Uang kertas yang di buat pada tahun 1964 itu seperti hidup dan bergerak malambat hingga berbentuk lingkaran.
Pemilik uang aneh tersebut, Samsudin,43. Bapak beranak dua ini mengaku uang tersebut adalah warisan  milik orang tuanya, dia hanya menjaga amanah ke dua orang tuanya yang sekarang sudah meninggal, Samsudin yang biasa di panggil Udin mengaku memiliki delapan ratus lembar uang kertas tersebut dengan corak warna merah dan hijau.semua itu akan dia koleksi dan di wariskan kembali ke anaknya kelak.  " Semua uang kertas ini bisa melengkung, dan telapak tangan kita akan terasa hangat.. ....Boleh percaya boleh juga tidak, tapi inilah kenyataanya!" ujar udin yang tinggal di kampung cikarang poncol RT.03 RW.05 Desa Kali Jaya kecamatan Cikarang Barat kabupaten Bekasi.
Ada yang menyebutkan kalau uang bergambar Soekarno ini bukan untuk jual-beli hanya dibuat untuk souvenir bagi kalangan terbatas, konon pembuatan uang tersebut dari Negara Belanda, Perancis, Swiss, dll. adapun pecahan lembaran kertas yang pernah dibuat nominal Rp.1,- Rp. 100,- Rp. 1.000,- Rp. 5.000,- dan Rp. 10.000,- tampak depan bergambar Soekarno dan bertuliskan Kun Fayakun / Surat Al-Ikhlas dan memiliki benang berwarna perak/emas yang hanya bisa dilihat dengan sinar ultra violet / detector uang palsu. Apabila dilihat dengan sinar ultra violet dalam beberapa jenis uang tersebut ada yang terdapat tulisan Allah, Kun Fayakun, Nur-Sulaiman, Surat Al-Ikhlas, Do'a Sapu Jagad, dll.

00.26 | 0 komentar

Mutasi Enam Kapolsek dan kenaikan pangkat di Jajaran Polres metro Bekasi Kabupaten

Written By Red PBT on 23/10/10 | 23.18

Mutasi Enam Kapolsek dan kenaikan pangkat di Jajaran Polres metro Bekasi Kabupaten di laksanakan di lapangan Polres metro bekasi kabupaten hari ini, sabtu (23/10). Acara tersebut berlangsung lancar dan penuh haru yang juga di hadiri oleh enam kapolsek lama dan baru. Kini enam Polsek akan di pimpin kapolsek berpangkat Komisaris Polisi ( Kompol)
Kapolres metro Bekasi kabupaten Kombel Pol. Setija Junianta, yang memimpin langsung acara tersebut mengatakan  
“ berdasarkan surat telegram dari Polda Metro Jaya, kini ada enam polsek yang tadinya di pimpin oleh Kapolsek berpangkat AKP, sekarang di pimpin kapolsek berpangkat Kompol”
Enam Kapolsek yang dimutasi dan dinaikkan pangkatnya antara lain, Kapolsek Cibitung AKP M Jhoni sekarang pangkatnya menjadi Kompol dan tetap menjabat di tempat yang sama. AKP Yan Patra Tambunan yang tadinya menjabat sebagai Kapolsek Serang Baru sekarang menduduki Kapolsek Cikarang Timur dengan pangkat Kompol. Kemudian AKP Badri, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten, kini pangkatnya dinaikkan menjadi Kompol dan sekarang menjabat sebagai Kapolsek Babelan.
Kapolsek Tambun AKP Sutriyono pangkatnya naik menjadi Kompol dan tidak dipindahkan. Sementara Kapolsek Cikarang Selatan sekarang dijabat oleh Kompol Dhoni yang sebelumnya bertugas di Polda Metro Jaya. Dan Kapolsek Karang Asih kini dijabat oleh Kompol Moch Saiful Bahri yang tadinya sebagai Kaden Pamobvit Polres Bekasi Kabupaten.


LEPAS SAMBUT DAN SYUKURAN DI ENAM POLSEK 

Seusai mengikuti acara di Mapolres Metro Bekasi Kabupaten, enam polsek juga langsung menggelar acara pisah sambut di masing-masing mapolsek, acara lepas sambut  di Polsek cikarang utara berlangsung meriah, para tamu undangan di suguhkan hiburan music organ tunggal, bahkan beberapa anggota polsek juga ikut memeriahkan dengan menyanyi bersama biduan-biduan local,
Sementara itu acara lepas sambut di Mapolsek sukatani berlangsung sederhana tanpa adanya hiburan music, hanya ada beberapa tokoh masyarakat dan puluhan anak yatim piatu yang hadir, setelah pidato kapolsek sukatani yang baru dan lama, acara di akhiri dengan pembagian santunan kepada puluhan anak yatim piatu dan fakir miskin.
23.18 | 0 komentar

Pohon pisang aneh, jadi tontonan warga

 
Sebuah pohon Pisang nangka ramai menjadi pembicaraan warga, 23/10 yang tumbuh di halaman belakang rumah milik Maryadi di Kampung Sukamantri Gg. Pelangi  RT.01A. RW.02 Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Pohon pisang yang di perkirakan berusia 1 tahun tersebut memiliki keunikan tersendiri, Buah pisang tersebut muncul di batang dan menjulur keatas,.Maryadi 40, pemilik pohon Pisang unik tersebut mengaku dirinya mengetahui keanehan pohon miliknya disaaat dia hendak memotong rumput liar yang tumbuh di belakang  halaman rumahnya, " saya pikir itu batang daun pisang yang patah, tapi ketika saya dekati, ternyata itu buah pisang yang keluar dari tengah-tengah kedebong (Batang pohon Pisang) " Ujar maryadi yang berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah dasar negeri. Pohon pisang dengan tinggi sekitar 2 meter itu rencananya akan dijaga 24 jam oleh maryadi, dia khawatir buah pisang yang tumbuh tersebut di curi orang, hal tersebut dia lakukan karena dia dan keluarganya ingin merasakan rasa buah pisang unik tersebut jika nanti matang

04.04 | 0 komentar

Polisi sita Senjata Api laras panjang berikut tujuh butir Pelurunya.

Written By Red PBT on 22/10/10 | 16.22


Saman 64, Warga Kampung Pengarengan Desa Sukadaya Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, Kini harus mendekam di balik jeruji  besi Polres metro kabupaten Bekasi, ayah beranak 10 ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya lantaran memiliki senjata api laras panjang jenis dorlok dengan 7 butir peluru caliber 56.
Pria berperawakan besar ini di tangkap di rumahnya oleh petugas polsek Tambelang pada senin sore 19/10, ketika dia baru saja pulang kerja. Menurut keterangan pelaku, dirinya mendapatkan senjata api tersebut ketika dia sedang mancing di daerah cemara kabupaten karawang sekitar tahun 1980, ketika itu dia melihat sebuah tas berwarna merah tergelatak di jalan setapak tambak udang, ketika tahu isi yang didalam tersebut berisi sebuah senjata, samanpun langsung membawa pulang dan menyimpannya di lemari kamar tidurnya. “ Saya mengaku salah karena dia tidak melaporkan perihal penemuan senjata api ketika saya temukan  ke polisi. “ ujar saman yang akrab di panggil mandor.
Kasatreskrim polres metro bekasi kabupaten,kompol NT Nurokmat  mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki kepemilikan senjata api illegal tersebut, penangkapan saman bermula dari laporan mertua pelaku,Sari,  yang melihat senjata itu terjatuh ketika sedang memindahkan lemari untuk  di perbaiki, karena saat itu anaknya yang juga istri pelaku sedang ribut dengan pelaku, maka beliau menelpon anggota polisi polsek tambelang.  Mertua pelaku khawatir saman menggunakan senjata itu untuk menembak anaknya. “ Pelaku boleh saja bilang senjata itu boleh nemu, tapi kami sebagai penyidik akan terus menyelidiki pelaku  dan motifnya. ‘ Ujar nurokhmat
16.22 | 0 komentar

MERTUA TEWAS DI TUSUK MENANTUNYA SENDIRI

Written By Red PBT on 20/10/10 | 21.56

Tersangka Eko,
Seorang menantu lantaran sakit hati, Tega membunuh mertuanya sendiri. Korban Nani, 35, Tewas dengan luka tusuk di Dada. Kejadian ini terjadi di rumah kontrakan yang di diami korban di Kampung Jati pasar beras RT.01/06 Desa Kali Jaya Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu 20/10. Kejadian penusukan oleh Eko Santoso, 20. Yang menantu dari korban sendiri bermula dari pertikaian masalah rumah tangga pelaku, Eko menuduh korban sebagai penyebab pisah ranjang dengan istrinya, Yanti, 19.
Pisah ranjang Eko dengan Istrinya sempat di selesaikan oleh ketua RT Setempat, Namun tanpa di duga rabu dini hari, Eko yang berprofesi sebagai juru Parkir di sebuah Futsal mendatangi rumah korban, karena mendengar pintu di ketuk, korban segera membuka pintu, belum sempat korban berkata, mendadak Eko Langsung menusukan pisau yang sengaja di bawanya tepat mengenai Dada korban dan tembus ke ulu hati.
Kedua anak korban, Weweh, 14. Dan Fiki, 9. Yang menyaksikan kejadian tersebut sempat di ancam akan ikut dibunuh jika berteriak. Weweh dan Fiki hanya bisa menangisi  jasad ibunda yang terbaring telentang diatas kasur bersimbah darah di lantai ruang tamu. Ketua RT setempat  kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Cibitung. Petugas kepolisian ini datang ke lokasi lalu mengirim jasad ibu tiga anak ini ke RS Polri Kramatjati untuk diotopsi. petugas pimpinan Kanitreskrim Polsek Cibitung Ipda Emerich Simangunsong langsung melakukan pengejaran tersangka yang kabur ke wilayah Karawang, hanya berselang 5 Jam akhirnya pelaku di tangkap ketika sedang naik Ojeg.
Kapolsek Cibitung AKP M Joni  ketika ditanya wartawan mengatakan tersangka Eko ditangkap di bilangan Cimalaya Karawang sekitar pukul 05.30. "Tersangka masih kami periksa intensif. Motifnya sementara sakit hati karena sering diomeli korban," papar Kapolsek

21.56 | 0 komentar

TEMPAT LIMBAH PENGELOLAAN TINJA DINAS PASAR DAN KEBERSIHAN DI RUSAK WARGA

Written By Red PBT on 18/10/10 | 20.55

Doc. PBTV
Doc. PBTV
doc. PBTV
Doc. PBTV
Kantor Instalasi Pengelolaan lumpur Tinja dan Labolatorium LPLT Dinas Pasar dan kebersihan kabupaten bekasi di rusak ratusan warga. Tempat pengelolaan limbah tinja seluas 6.700 meter yang berada di desa Muktiwari kecamatan cibitung itu terlihat rusak, atap dan 3 Mobil tangki limbah yang sedang di parkir ikut di rusak warga.

Aksi ratusan warga yang datang dari 3 desa yaitu desa Mukti wari, desa Sumber Jaya dan desa Kerta mukti itu berawal dari bau busuk limbah tinja yang sangat menyengat, bahkan bau tersebut bisa tercium hinngga 5 km. mereka pernah mengajukan persoaalan tersebut, namun menurut warga sampai saat ini belum pernah di dengar oleh Pemkab Bekasi." Sejak mesin pengelola (Blower) Limbah tinja itu rusak, tidak pernah ada perbaikan, jadi sekarang limbah yang datang itu langsung di buang ke bak penampungan yang terbuka itu, ini sudah berjalan hampir sepuluh tahun, kami berani demo karena tempat ini tidak punya HOnya ( Izin Warga ) " Ujar H. Saeful,.

Puncak kemarahan warga tidak sampai di situ, Papan Merk LPLT Dan pagar ikut di rubuhkan warga, Kantor yang juga sebagai Laboratium itu memang tidak di jaga, bahkan petugas LPLT pun tidak ada yang terlihat. beberapa warga melempari bangunan dan mobil dengan batu, Aksi warga terhenti setelah beberapa Aparat Desa datang menenangkan warganya, Hingga Aksi warga selesai, tidak ada satupun petugas kepolisian dari polsek cibitung maupun Polres metro bekasi Kabupaten yang datang.

Wakil bupati Bekasi, HM. Darip Mulyana ketika di konfirmasi hanya mengatakan akan mengecek keberadaan tempat yang di resmikan pada tahun 1996,. " Saya coba akan membuka berkasnya dulu dan mempelajarinya, dan kenapa itu mesin mati sejak lama tidak pernah di perbaiki juga akan saya cek ke dinas terkait.." Ujar darip.

20.55 | 0 komentar

SINTA AND JOJO KEONG RACUN.flv

Written By Red PBT on 14/10/10 | 12.50



PBTV.
12.50 | 0 komentar

UNJUK RASA 20 OKTOBER DI MINTA DAMAI

Doc. PB
PBTV.JAKARTA -  Akan ada unjuk rasa massal pada 20 Oktober 2010.unjuk rasa besar-besaran itu dikait-kaitkan dengan pertemuan sejumlah tokoh bangsa di Jakarta beberapa waktu lalu, seperti pertemuan Wiranto,  HM Jusuf Kalla,   Taufik Kiemas, dan  Din Syamsuddin 
Polda minta pengunjukrasa tidak melakukan tindakan anarkis dalam menyampaikan aspirasinya. Demikian dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar dalam keterangan persnya, Rabu (13/10). Polda mengingatkan agar unjuk rasa dilakukan dengan tertib dan damai.
03.52 | 0 komentar

BANJIR RENDAM RATUSAN RUMAH DI BEKASI

Written By Red PBT on 13/10/10 | 18.08

Ilustrasi doc. pemburu berita tv
Bekasi - Ratusan rumah di dua desa di wilayah Kabupaten Bekasi terendam banjir setinggi 1 meter, akibat meluapnya kali Ciberem (13/10), luapan air kali Ciberem masih merendam ratusan rumah warga. di dua desa di kecamatan Cikarang Utara, yaitu Desa Simpangan dan Desa Karang Asih terendam banjir kiriman kali Ciberem., juga membuat sekolah SDN Simpangan 02 harus diliburkan.
Akibat banjir tersebut, sebagian warga harus mengevakuasi barangnya ke tempat yang lebih tinggi. Bahkan warga yang tidak mengetahui adanya banjir kiriman dari meluapnya kali Ciberem, terpaksa bertahan di dalam rumah dan mengorbankan semua perabotan terendam air.
Hingga kini, dua desa di Kecamatan Cikarang Utara tersebut masih terendam banjir. Namun, bantuan pemerintah setempat, baik dari desa maupun kecamatan tidak satu pun terlihat datang. Padahal warga sangat berharap uluran dan perhatian dari pemerintah setempat.


18.08 | 0 komentar

AKSI PERAMPOKAN DI BEKASI KIAN MARAK, PELAKU MENGGUNAKAN SENJATA LARAS PANJANG

Written By Red PBT on 11/10/10 | 21.30


BEKASI.AKSI PERAMPOKAN KEMBALI TERJADI, KALI INI PELAKU MENGGUNAKAN SENJATA LARAS PANJANG, 11/10/2010 SENIN DINI HARI SEBUAH RUMAH MILIK AEP SAEFUDIN WAKIL KETUA BPD DESA PASIR GOMBONG RT.02 RW 05 DS. PASIR GOMBONG KECAMATAN CIKARANG UTARA.
 KAWANAN PERAMPOK YANG DI DUGA LEBIH DARI 3 ORANGITU MASUK SETELAH MENCONGKEL TERALIS JENDELA, LANTARAN KEPERGOK PEMILIK DI SAAT MENCONGKEL TERALIS RUMAH, PELAKU LANGSUNG MENGGIRING KORBAN KE KAMARNYA  SAMBIL MENODONGKAN SENJATA, ISTRI AEP YAYAH SUMIATI 37TH BESERTA ANAKNYA NOVIA FITRIANI TH  IKU DI SEKAP DI DALAM KAMAR, PARA PELAKU LANGSUNG MENGAMBIL UANG SEBESAR 3 JUTA RUPIAH, 1 BUAH LAPTOP, DAN 2 BUAH HP BB. MENURUT KETERANGAN KORBAN, AEF MELIHAT DUA PELAKU YANG MASUK MEMEGANG 1 BUAH SENJATA LARAS PANJANG DAN YANG SATU LAGI MEMEGANG PISTOL MIRIP FN, SEDANGKAN 1 ORANG ADA YANG BERJAGA MENGAWASI DI LUAR, SEMUANYA MENGGUNAKAN PENUTUP WAJAH " KASUS INI DITANGANI POLSEK CIKARANG UTARA

21.30 | 0 komentar

PERAMPOKAN DI JABABEKA KEMBALI TERJADI HANYA BERSELANG 12 JAM

WASPADA PERAMPOKAN SEPEDA MOTOR DENGAN PISTOL DI JABABEKA
PERAMPOKAN KE DUA KEMBALI TERJADI DI KAWASAN YANG SAMA DI JABABEKA CIKARANG UTARA. . 12 JAM SETELAH PENEMBAKAN DI WARNET SANTOS KINI MENIMPA SEORANG PENGUNJUNG DI STUDIO JB FOTO DI TODONG PISTOL DENGAN PELAKU YANG CIRI-CIRINYA SAMA.
HEBATNYA LAGI LOKASI PENODONGAN HANYA BERJARAK 100 METER DARI POS POLISI JABABEKA. MOTOR MIO B6091XF ORANGE MILIK ABD MUSLI YG BERPROFESI SEBAGAI FOTOGRAFER AMATIR DI BAWA PERAMPOK. SALAH SATU KARYAWAN JB FOTO ( HARIS) YANG JUGA DI TODONG DI MINTAI KETERANGANNYA DI POLSEK CIKARANG UTARA.
00.24 | 0 komentar

TUBUH TERBELAH DUA DI TABRAK KERETA API


SEORANG PRIA BERANAK DUA YANG BERNAMA ABDUL HAMID 28 TH, WARGA KP KALI ULU, RT.14/02 DESA CIKARANG KOTA BEKASI, TEWAS TERTABRAK KERETA API DENGAN TUBUH TERBELAH DUA, MENURUT KETERANGAN SAKSI DILAPANGAN, SAAT ITU KORBAN BARU SAJA DARI MUSHOLA HENDAK PULANG SETELAH SHOLAT ISYA, NAMUN DI SAAT HENDAK MENYEBRANG REL KERETA, KORBAN TIDAK MELIHAT ADA KERETA YANG DATANG DARI ARAH JAKARTA.
MAYAT KORBAN SEGERA DI BAWA KE RSUD BEKASI OLEH POLSEK CIKARANG UTARA UNTUK DI OUTOPSI

00.17 | 0 komentar

SEBUAH WARNET DI TEMBAK KAWANAN PERAMPOK DI KAWASAN JABABEKA

Written By Red PBT on 10/10/10 | 18.31

AKSI PERAMPOKAN KEMBALI TERJADI / SEBUAH WARNET  YANG  SEDANG RAMAI DI TEMBAK PERAMPOK / HINGGA MEMBUAT LUBANG DI KACA WARNET SANTOZ NET YANG BERADA DI PERUMAHAN CIKARANG BARU JL KEDASIH RAYA NO.36 RT.01/010 DESA MEKAR MUKTI KECAMATAN CIKARANG UTARA

 MENURUT PENJAGA WARNET / DEDE / KETIKA ITU DARI LANTAI II DIA MELIHAT DARI MONITOR CCTV/ DUA ORANG SEDANG BERUSAHA MENDEKATI 3 BUAH SEPEDA MOTOR YANG SEDANG DI PARKIR DI BAWAH / KETIKA KAWANAN PERAMPOK HENDAK MENGAMBIL SEPEDA MOTOR / DEDE SEGERA MELIHAT DARI BALIK KACA / NAMUN SALAH SATU PERAMPOK LANGSUNG MENEMBAK KE ARAH KACA DARI TANGGA / LANTARAN DI TEMBAK,  DUA PENJAGA WARNET TATANG DAN DEDE SEGERA BERLARI KE KAMAR MANDI, DI IKUTI OLEH SEMBILAN PENGUNJUNG WARNET / MEREKA BERLARIAN KETAKUTAN KARENA TAKUT PERANPOK ITU MENEMBAKI MEREKA LAGI /
PERAMPOK YANG DI DUGA LEBIH DARI 3 ORANG ITU LANGSUNG MENGGASAK DUA BUAH SEPEDA MOTOR VARIO B 6941 FSR MILIK IRWAN SETIAWAN WARGA KAMPUNG TEMBONG GUNUNG SUKAMAHI KECAMATAN CIKARANG PUSAT DAN SEBUAH JUPIER MX B 6676 FPF/ SETELAH MEMUTUSKAN RANTAI YANG DI GUNAKAN SEBAGAI PENGAMAN/ MENURUT WARGA INI KEJADIAN YANG KE EMPAT DALAM SEMINGGU DI TEMPAT YANG SAMA/ DAN SEMUANYA MENGGUNAKAN SENJATA API

18.31 | 0 komentar

KERETA BARANG MOGOK

BEKASI, SEBUAH KERETA API BARANG YANG MEMBAWA PETI KEMAS TUJUAN TANJUNG PRIOK MENDADAK MOGOK DI JALUR UTAMA DI DESA KARANG ASIH CIKARANG UTARA , 500 METER MENJELANG STASIUN CIKARANG PERLINTASAN KERETA API TUJUAN JAKARTA/ AKIBATNYA SEMUA LALU LINTAS KERETA API DARI SURABAYA KE JAKARTA  MOGOK TOTAL HAMPIR SATU JAM

AKIBAT DARI MOGOKNYA KERETA DENGAN NOMOR LOK CC 201090 LOK BUATAN AMERIKA ITU DI BUAT TAHUN 1970 JUGA MEMBUAT MACET PENGEDARA MOBIL DAN SEPEDA MOTOR / MEREKA DI ALIHKAN KEJALAN YANG LAIN / MENURUT AGUS MASINIS KERETA BARANG TERSEBUT. KERETANYA MENGALAMI KONSLETING LISTRIK DI BAGIAN BATERAI. DAN PERBAIKAN MEMBUTUHKAN BANTUAN DARI DEPO JATINEGARA. 

PETUGAS YANG MENGETAHUI ADA KERETA MOGOK SEGERA MENGHENTIKAN SEMUA KERETA DARI ARAH SURABAYA // FEBI PETUGAS STASIUN CIKARANG MENGATAKAN KERETA YANG MOGOK AKAN DI TARIK KETEMPAT YANG AMAN/ AGAR JALUR BISA DI LEWATI KERETA YANG LAIN

PARA PENUMPANG YANG HENDAK KE PURWAKARTA TERLIHAT MENUMPUK DI PERON STASIUN LANTARAN KERETA YANG MEREKA GUNAKAN DI PAKAI UNTUK MENARIK KERETA YANG MOGOK






18.25 | 0 komentar

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Tony Sukasah Masuk Rutan Bulak Kapal

Written By Red PBT on 08/10/10 | 22.30

Setelah sebelumnya Kejaksaan Negeri Cikarang memasukkan Een Suwandi ke Rutan Bulak Kapal, pada Selasa (5/1) sore melakukan penahanan terhadap mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi DR Tony Sukasah yang sekarang menjabat sebagai staf ahli pada Bupati Bekasi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan multimedia senilai Rp3 miliar.

Berdasarkan surat penahanan yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Cikarang yang bernomor 3220/0.2.35/ FD/10/2010. Adapun pasal yang dikenakan terhadap Tony Sukasah pasal 2 ayat 1-UU No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan minimal 5 tahun penjara.
Agus Setiadi, SH, MH Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Cikarang di ruang kerjanya membenarkan Kejaksaan Negeri Cikarang menahan Tony Sukasah.
Sebelumnya Kejaksaan Negeri Cikarang telah menahan Een Suwandi yang pada waktu itu menjabat sebagai Kabid Dikmenti Menengah pada Dinas Pendidikan yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kasus proyek pengadaan multimedia yang dianggarkan pada APBD Tahun anggaran 2008 yang lalu.
Jadi secara resmi Kejaksaan Negeri Cikarang Kabupaten Bekasi pada saat ini sudah melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka. Tidak tertutup kemungkinan dalam waktu dekat ini akan menetapkan tersangka lainnya, jelas Agus.
Sementara itu Jonly Nahampun, Koordinator Lembaga Penelitian Pengembangan Pemerintah Daerah (LP3D) Bekasi mengatakan, merespon langkah Kejaksaan Negeri Cikarang ters-beut
Pihaknya masih akan melakukan pelaporan ke Kejaksaan Negeri Cikarang terhadap maraknya dugaan korupsi pada SKPD yang ada di Kabupaten Bekasi, seperti kasus multimedia tersebut, (di kutip dari Pelita)

22.30 | 0 komentar

Waspadai Isu Hantu Jadi-jadian di Bekasi, Manado dan Kalimantan Selatan

Written By Red PBT on 07/10/10 | 23.41


Pok - Pok konon muncul di kompleks Titiwungen, Kecamatan Sario, Manado. Pok Pok konon memburu orok atau anak kecil sehingga membuat warga yang mempunyai anak balita berjaga-jaga. Isu ini membuat perasaan warga setempat tidak tenang.
Sementara itu sudah satu bulan terakhir warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, resah dengan maraknya isu hantu yang berwujud harimau yang mencakar warga.
Sedangkan di Kecamatan Sukatani kabupaten bekasi, sudah tiga bulan terakhir warga di gemparkan dengan kemunculan hantu Pocong yang konon sedang mencari orok untuk pesugihan.
Akibat isu tersebut, sejumlah kampung di beberapa desa melakukan ronda malam massal.
"Seperti kasus dukun santet di Banyuwangi dulu. Dukun dibunuh, kelompok dukun kemudian bereaksi sehingga terjadi konflik horisontal, kemudian beralih ke etnis atau agama. Pelakunya etnisnya apa, agamanya apa. Seperti inilah distribusi konfliknya, karena itu perlu waspada," (sof)

23.41 | 0 komentar

RUMAH DI GARONG KAWANAN PENJAHAT BERPISTOL, DI SAKSIKAN PEMBANTU

Wanita pembantu ketakutan hanya bisa terpana menyaksikan kawanan penjahat mengemasi harta majikannya direktur kontraktor listrik yang rumahnya disatroni di Kampung Kaum Utara RT 04/01, Desa Karangasih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu(6/10) dinihari. Tiga penjahat beraksi selama setengah jam itu diduga menggunakan ilmu gendam sehingga sang direktur bersama istri serta 3 anak mereka terlelap. Sebuah mobil Civic metalik B 237 TO, sepeda motor Ninja B 6275 SY, 2 laptop, serta 3 HP dan uang Rp 5,7 juta amblas disikat pelaku. Korban H Aminudin,50, melaporkan kasus ini ke Polsek Cikarang Utara.Menurut Nengsri,17, wanita pemabntu itu, sekitar pukul 04.00, ia yang tidur di kamar lantai atas terbangun mendengar suara orang berbicara di lantai bawah. Wanita asal Padalarang, Bandung ini, keluar kamar hendak membuang air kecil di kamar mandi. Namun belum sempat melangkah menuruni anak tangga, gadis tamatan SMP ini ketakutan melihat seorang lelaki tak dikenal sedang mengambil barang yang ada di lantai bawah. "Saya nggak berani turun. Saya ketakutan dan hanya bisa melihat lelaki bertopi itu mengintip dari lantai atas," papar wanita pembantu yang baru 7 bulan kerja itu. Majikannya terlelap d lantai bawah Ny Aam dan H Aminudin. Sedangkan tiga anak mereka terlelap di kamar lain juga di lantai bawah.
Sepeninggal lelaki itu keluar rumah, pembantu ini kemudian melongok keluar dari lantai atas, ternyata ada seorang lelaki lainnya sedang duduk di teras depan rumah kontrakan, sedangkan rolingdoor garasi terdengar dibuka orang. Wanita pembantu ini kemudian turun dari lantai dua membangunkan Dede Sahudin,27, anak majikan yang tidur di kamarnya di lantai bawah kalau rumahnya dimasuki maling.Dede pun kemudian segera keluar. Namun kawanan penjahat itu kabur menggunakan mobil korban. "Saya sempat teriak maling.. maling ketika mobil kabur, namun saat dikejar pelakunya menghilang," papar Nengsri, keheranan penjahat itu mengambil laptop, uang dan HP dalam kamar tapi tak terdengar majikannya.
Petugas Polsek Cikarang Utara yang datang ke lokasi menemukan jendela depan rumah korban rusak seperti dicongkel. Diduga pelaku masuk rumah direjtur kontraktor listrik ini lewat jendela tersebut, lalu mengambil kunci dan harta korban. Sementara rolingdor garasi mobil itu menurut wanita pembantu itu sangat sulit dibuka.

09.42 | 0 komentar

AKSI PENCURIAN ALA KOBOY DI SAKSIKAN PULUHAN WARGA, 1 WARGA DI TEMBAK

Aksi kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berlaga di Jalan Kedasih V RT 02/09 Perumahan Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Selasa(5/10) malam bak koboi saja. Mereka menembak seorang warga dan menodongkan pistol ke massa yang berusaha menangkapnya. Empat penjahat ini pun lolos dan  berhasil membawa kabur sepeda motor Jupiter Z milik karyawati. Kasusnya ditangani Polsek Cikarang Utara.
Menurut Kosim,46, keamanan RT 02/09, sekitar pukul 21.00, seorang lelaki mengutak-atk sepeda motor Jupiter Z  yang diparkir di depan tempat kos Jalan Kedasih V. Suara tersebut didengar pemiliknya Safioni Nurmaningtias,22, karyawati perusahaan elektronik di kawasan Jababeka itu. Wanita ini pun keluar dari tempat kosnya menuju sepeda motornya. Namun belum keluar pagar penjahat itu menyambutnya dengan todongan pistol "Jangan bergerak". Karyawati ini pun tak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya terdiam. sepeda motor pun dibawa kabur.
Saat pelaku itu membawa kabur motor, Safioni mengejar sambil berteriak maling... maling... membuat warga yang saat itu masih ramai berupaya mengejar. Perempatan jalan Kedasih V ditutup warga pakai kursi, namun penjahat ini malah membelokkan sepeda motornya ke arah Jalan Kedasih VII. Di sana Ambarudin,30, pekerja proyek, usai makan keluar dari warung begitu mendengar teriakan maling. Namun mandor proyek ini ditembak paha kirinya hingga darah mengucur, sementara kawanan penjahat ini terus kabur sambil mengacung-acungkan senjatanya setiap jalan yang dilintasi.
Warga yang keluar rumah tak ada yang berani bertindak lantaran takur ditembak. Ada seorang warga bermaksud menutup jalan  yang akan dilalui perampok ini,  pakai meja pun akhirnya urung lantaran penjahat bak 'jenggo' ini sambil membonceng mengarahkan senjata apinya.
Petugas Polres Metro bekasi Kabupaten maupun polsek Cikarang Utara datang ke lokasi. Ambarudin yang menderita luka tembak di paha kiri dilarikan ke RS Harapan Keluarga Jababeka. Setelah dioperasi di rumah sakit ini, korban dibawa keluarganya ke kampung untuk penyembuhan. "Korban baru sebulan kos di Jalan Kedasih VII. Dia dibawa keluarganya ke kampung," papar Kosim.
Diungkapkan warga setempat, di  wilayahnya rawan aksi pencurian kendaraan bermotor. Sebelum lebaran sampai saat ini sudah sekitar 10 kendaraan yang lenyap. "Yang dibawa kabur biasanya diparkir di depan minimarket, pasar dan depan rumah," papar warga

09.35 | 0 komentar

RATUSAN WARGA MENYERANG SEBUAH RUMAH YANG DI DUGA PELAKU PEMUKULAN

Written By Red PBT on 05/10/10 | 22.59

Berawal dari pemukulan, selasa malam. 05/10/2010, sekitar 200 warga Kp Rawa Gebang Cikarang Timur kabupaten bekasi, menyerang rumah yang di duga melakukan pemukulan (HN) terhadap warga setempat, anarkis warga berhenti setelah 1 ssk dari polres di turunkan, 4 orang yang di duga provokator di amankan polres metro bekasi kabupaten.


22.59 | 0 komentar

SISWA SD HILANG TERSERET ARUS SUNGAI, GARA-GARA MAIN PERAHU MENGGUNAKAN SANDAL

Bekasi, Muhamad Rizky  8th, Siswa kelas dua SDN Wanasari 10 cibitung di laporkan hilang terseret arus sungai sadang. Menurut penuturran teman sepermainan korban, Dede, Sore itu dia dan korban sedang bermain perahu-perahuan dengan sandal sebagai perahunya di tepi sungai sadang, " sambil hujan-hujan anak saya katanya mau ambil sandalnya yang kebawa ke tengah sungai, lalu terpeset, .." ujar Ibu Korban sambil memeluk Foto anaknya.
Korban merupakan anak pertama dari pasangan Bapak. Nurjaman dan Ibu Nurhayati, Keluarga yang di tinggal di perumahan bekasi regensi II 18/07 no.07 Blok. HH5 Cibitung bekasi terlihat sangat terpukul dengan musibah yang menimpa anaknya.  Menurut mereka, anaknya sebelum hilang tenggelam, tidak ada firasat apapun, hanya malam sebelum kejadian anaknya terlihat gelisah tidurnya.
Tim Basarnas yang mencari korban di lokasi kejadian segera menyisir sungai Sadang yang airnya sangat deras. sungai yang sempit membuat tim sar kesulitan mencari korban, bahkan perahu karet yang di gunakan sempat terjepit pohon bambu, hingga membuat luka-luka anggota tim sar yang berjumlah 8 orang ini. sampai sore ini, selasa,05/10/2010, Korban belum juga di temukan. (sof)

17.52 | 0 komentar

Kegiatan Baru Album Web Picasa

Written By Red PBT on 04/10/10 | 13.55

Unggahan Terkini
pian sofyan menambahkan foto ke pokja bekasi
2010 Okt 2 22:48:55

Kirim KomentarBerhenti langganan dari pengguna ini.
Untuk berbagi foto atau menerima pemberitahuan ketika teman Anda berbagi foto, dapatkan akun gratis Album Web Picasa.
13.55 | 0 komentar

MUSIM HUJAN DATANG, PERAHU KARET ANAK-ANAK DI SERBU PEMBELI.

Bekasi. Hujan yang makin sering turun, membawa berkah bagi penjual jas hujan dan perahu karet untuk anak-anak, dodi mengaku dalam sehari dia bisa melepas 10 sampai 25 jas hujan dengan harga mulai 30 ribu sampai 150 ribu. sedangkan untuk perahu kareta anak-anak, biasanya yang beli warga yang rumahnya sering kebanjiran. " Buat jaga-jaga mas, lebih aman buat anak-anak,jadi gak usah tunggu perahu bantuan ,  ujar salah satu pembeli yang datang dari bekasi.
 Perahu Karet untuk anak-anak ini, para pedagang mengaku bisa laku 3 sampai 6 perahu, kalau harganya berfariasi mas, yang untuk satu orang 60 ribu, nah yang paling besar ini untuk 4 orang, harganya 500 ribu. bisanya yang besar ini bukan untuk angkut orang mas, mereka gunakan untuk angkut barang elektronik mereka.." ucap dodi sambil menghampiri pembeli yang datang.

09.06 | 0 komentar

cerita pagi si anak

Written By Red PBT on 03/10/10 | 14.20

oleh As Sofyan pada 08 Mei 2010 jam 6:51

pagi hari yang sejuk di sudut kota jakarta, seorang anak berusia 6 tahun menengadah kelangit sambil mengacung-acungkan jari telunjuknya, sedikit bergumam di berkata seorang diri, seakan di berbicara dengan teman seusianya,.. " hai langit,, kamu pasti tahu aku ini anak kecil, tapi kata ayahku, aku nanti akan tumbuh besar dan dewasa, cantik seperti mamahku,.. " ujar anak kecil tersebut, " aku sering berteriak minta duit jika ada pesawat terbang yang lewat di atas rumahku, tapi mengapa dia tidak pernah memberikan aku duit,.. apa karena aku anak kecil, jadi suaraku tidak akan didengar,.. langit,. berarti kamu sombong,.. oooohh, jangan-jangan kamu hanya bisa mendengar suara orang dewasa saja ya??,. ayah dan mamahku juga orang dewasa, tapi mengapa ayah dan mamahku tidak pernah meminta duit ke pesawat yang lewat ya..!! atau mereka sudah bosan seperti aku, yang selalu meminta tapi tidak pernah di beri,. langit,.. kalau kamu tidak mau mendengar suara anak kecil, lalu kemana aku yang anak kecil ini meminta, dan tolong tunjukan di mana tempat yang bisa mendengar suara anak kecil, ya setidaknya aku dan teman-teman bisa beli buku sendiri tanpa meminta ke ayah dan mamahku.." sianak kecil itu kemudian terdiam sesaat..
.." tapi kemarin bu guruku bilang tangan diatas lebih baik dari pada tangan di bawah, makanya tangan kananku ini aku angkat tinggi-tinggi, supaya lebih baik, betulkan langit...??,.. ko kamu diam saja, oh iya aku lupa, kamu pasti marah ya, karena setiap aku dapat uang jajan dari mamahku,aku tidak pernah membagi ke kamu..! kalau kamu maunya begitu, berarti tangan kamu tidak baik, kan kalau aku memberi berarti tanganku diatas, dan kamu yang menerima tangannya di bawah,..jadi tangan kamu jelek,. langit, sini aku punya uang banyak nih, kamu mau nggak?? tapi ada syaratnya, kamu harus merahasiakan duit pemberianku ini ya, pokonya jangan sampai hakim, jaksa, polisi, pengacara dan aparat yang lainya mendengar, kalau mereka mendengar kita akan di masukan ke penjara,.. apa???kamu ingin duit tunai saja, lo kenapa...aku biasa membagikan duit ini lewat transfer antar bank. tapi jangan bank yang ada disini, pake bank luar negeri aja ya.. mereka gak akan bisa melacaknya,.. langit,.. ko kamu hanya diam,.. diam,, dan diam saja sih,,.. memang aku anak kecil, tapi otakku lebih encer di banding mereka.. kalau mereka mau colek aku, aku akan colek lagi dan menjadikan mereka kambing hitam,, gampang saja bagiku,. pokoknya jika punya masalah kita kasih mereka duit,. mereka semua rakus duit,.. termasuk aku dan kamu langit.. he.. he.. he..
aku jamin mereka gak akan berani colek aku, nah mulai sekarang aku beri tugas ke kamu, setiap ada pesewat terbang yang lewat, kamu harus pinta duit ke setiap peswat yang lewat, dengan alasan uangnya akan kita serahkan di dinas pajak, ya gak..

14.20 | 0 komentar

KIPAS – KIPAS MIMPI

Pesan Bapak kepada anaknya sebelum pergi…

Nak, Bapak sudah lapuk di makan usia, namun masih banyak yang ingin bapak sampaikan tentang isi perjalanan hidup..
" nak.. kamu harus berani untuk melangkah, kamu harus tatap dunia ini dengan penuh cinta dan kasih sayang, berilah semua penduduk di dunia ini dengan senyummu, walaupun itu musuh yang sangat kejam, walaupun dia seorang perampok,.. koruptor , bahkan manusia berhati iblispun, kamu harus tetap tersenyum, jangan satupun mahluk di dunia ini kamu sakiti apalagi kamu musuhi, bahkan terhadap binatang yang paling kecil, ..
"Tersenyumlah walau hati sakit,.. tersenyumlah walau kamu di khianati, nak… senyum itu obat untuk kesuksesan kamu kelak…" Sejenak si Bapak terdiam… Guratan di wajah tuanya terlihat jelas,se akan menaruh semua harapannya ke sianak yang hanya terdiam menunduk,
" bapak tidak bisa memberikan warisan harta seperti mereka, bapak hanya bisa memberikan buku kecil ini kepadamu, di buku ini kamu akan lebih banyak mengenal watak dan sifat manusia, kamu harus lebih berhati-hati dalam bersikap dan berucap. Kamu harus mandiri, dan mempunyai prinsip hidup, .. di jaman ini banyak manusia berwatak binatang, banyak sumpah dan janji yang di langgar oleh mereka yang disumpah. Jangan sesekali kamu menerima pemberian seseorang dengan maksud di pilih atau dengan maksud-maksud tertentu, apapun alasannya itu tetap SUAP namanya, jika itu datang, kamu harus menolaknya dengan senyuman,,, ini pesan bapak yang paling penting.
1. Jika kamu menjadi guru, jadikan muridmu itu sebagai cermin kehidupan kamu kemasyarakat,
2. Jika kamu menjadi dokter, utamakan warga yang tidak punya uang sama sekali, walau bapak tahu, menjadi dokter itu mahal..
3. Jika kamu menjadi polisi, jadilah polisi yang benar-benar melindungi dan mengayomi, jangan kamu meminta imbalan ke masyarakat yang mengadu, bertindaklah atas dasar hukum,
4. Jika kamu menjadi ulama, berdakwahlah dengan ikhlas, tanpa harus meminta uang bensin, jangan jadikan gelar ini sebgai mata pencaharianmu.
5. Jika kamu menjadi apapun kelak, ushakan di dapat dengan jalan yang lurus, jangan kamu menyuap untuk mendapatkan cita dan harapanmu.
Suara binatang malam semakin terdengar keras, sayup-sayup terdengar lolongan anjing hutan. Sang bapak masih terbaring dengan tatapan matanya kelangit-langit rumah. Sesekali bapak itu terbatuk..
" Nak.. Dahulu bapak juga punya cita-cita, yah,,.. sejak remaja bapak hanya puya satu cita-cita, …. Cita-cita bapak waktu itu hanya ingin mempunyai kelaurga yang kecil yang bahagia, serta kaya akan ilmu. .. harta dibagikan akan habis, tapi jika ilmu kita bagikan, tidak akan habis,,, bagikan ilmu itu dengan di hiasi senyum…. Dunia sudah semakin kotor, ilmu, gelar, jabatan, harta di salah gunakan, tugas kamu sekarang luruskan mereka dengan senyum…. Bekasi 25/05/2010

14.17 | 0 komentar

SINGKONG DAN TERORIS


Cerita Rakyat Kecil
Pagi-pagi sekali mumun dan 2 anaknya berangkat ke ladang, Berbekal nasi liwet dan lauk ikan peda, mereka berjalan dengan penuh kepastian panennya kali ini tidak akan gagal lagi.  Bianya Sepanjang perjalanan Mumun selalu menceritakan apa yang di Tanya oleh kedua anaknya Udin dan Adin. Namun entah kenapa perjalanan kali ini kedua anak mereka hanya diam.
Dengan sedikit bergumam Mumun berkata " kagak biasanya kalian pada diam, ada apa sih?? Ucap mumun sambil membetulkan topi caping (tani) nya. Udin yang berada di sisi kanan mumun langsung mendadak berhenti melangkah. Adin yang sejak berangkat mengekor Udin keruan saja kelabakan banting stir, tak ayal lagi Adin menabrak Udin " duk.." " aduh.. kalau jalan pake mata dong, masa di tabrak.." Ujar Udin sambil bangun dari jatuhnya akibat tubrukan badan Adin yang agak Tambun. " bang,.. persaan saya tadi dari rumah  jalan saya pake kaki,, bukan pake mata, ya gak mak ..? abangnya aja ngerem mendadak, .. " sahut adin sambil garuk-garuk kepala. Mumun segera melerai mereka " sudah, sudah, jangan berdebat." Kayak anggota dewan saja pake berdebat, " ucap mumun sambil membersihkan celana udin yang kotor lantaran jatuhnya ke pinggir sawah. Dengan sedikit bingung Adin kembali berkata " mak, emang anggota dewan itu apaan sih, ko kerjanya berdebat, " iya Mak, debat apaan sih?? Tambah udin yang juga ikut bingung. " Gajinya banyak ya Mak?? Adin kembali bertanya.
Lantaran di berondong pertanyaan anaknya, mumun juga kebingungan menjawab pertanyaan kedua anaknya, dengan sedikit sok tau mumun menjawab " Anggota dewan itu pekerjaan buat orang kaya saja, trus sekolahnya juga harus tinggi, harus banyak duitnya.." " Duit banyak gmana mak,,? Tanya Adin. " Maksud emak, kalau gak punya duit, mereka gak bisa  jadi anggota dewan, kan duitnya nanti buat nyogok rakyat. Kalau pelit nanti gak akan ada yang mau milih calon dewan yang pelit."' Ujar mumun. " nah nanti kalau mereka sudah kepilih, kerjanya harus berdebat dan yang lebih enaknya lagi, anggota dewan boleh tidur di tempat kerjanya, boleh juga gak masuk kerja, katanya gajinya gak da yang berani motong…" ujar mumun. " wahhhh enak nya jadi anggota dewan, nanti kalau sudah besar Adin mau jadi anggota dewan aja ah.""..  Udin segera meledek ucapan adiknya tersebut " Kamu gak akan jadi anggota dewan, sekolah aja Cuma sampai SD."
Perkataan Udin ke Adin membuat mereka bertiga langsung terdiam. Dengan nada berharap Udin berkata ke mumun " Mak.. kenapa kami berdua tidak sekolah?? " " Iya mak. Kan di tv katanya sekarang sekolah gratis, Adin pingin sekolah lagi,, " Mumun hanya diam, terlihat wajah nya bersedih, hatinya pilu mendengar perkataan kedua anaknya. " Udin.. Adin.. Kalian anak-anak Emak yang pasti emak sangat sayang sama kalian berdua, walau sekolah gratis, kita tidak kuat beli baju seragamnya, jangankan buat beli baju seragam, buat beli sandal jepit saja kita gak mampu. Kamu harus bisa melihat gratisnya di mana?, Buku gratis juga hanya buku paket, sedangkan buku tulis, buku LKS, pinsil, pulpen, tas dan lainya kita harus beli sendiri." Ujar mumun sambil memandang ke kedua anaknya. " oh.. gtu ya mak,. Jadi sekolah tu harus punya baju seragam, sepatu harus seragam, emang peraturannya harus kayak gitu mak?? Tanya udin lagi. " Mak juga gak tau peraturannya ada atau gak, tapi yang mak tau kalau gak seragam bajunya, nanti di suruh pulang lagi sama pihak sekolahnya,.." mendengar ucapan emaknya, Adin lantas  bicara " kita Tanya aja sama anggota Dewan, kali aja mereka tau peraturannya.. kan wakil rakyat,,," " Mau nanya ke anggota dewan? Ongkosnya dari mana dik? Gak mungkin lah kita kesana,." Ujar Udin.
Mereka bertiga melanjutkan perjalanannya menuju ladang, Mumun dan kedua anaknya sudah lima tahun di tinggal sang suami tercinta lantaran suami mumun sakit karena terjatuh dari pohon kelapa. Karena cidera di kepala, mumun membawanya ke rumah sakit, namun sesampainya di rumah sakit, pihak rumah sakit meminta uang jaminan sebesar 2 juta rupiah. Sebagai uang muka. Mumun kebingungan dengan permintaan pihak rumah sakit. Sang suami di pindahkan ke rumah sakit yang lain, ternyata pihak rumah sakit yang ke dua meminta uang jaminan yang sama. Sampai rumah sakit ke tiga juga meminta uang yang sama. Suami mumun di biarkan begitu saja oleh pihak rumah sakit, sebelum uang yang di pinta ada. Akhirnya dengan keterpaksaan mumun membawa kembali sang suami kerumah, namun akhirnya sang suami meninggal di tengah perjalanan.
Hampir Setengah jam mereka berjalan, di saat mereka hendak melewati jembatan antar desa, mendadak puluhan orang berseragam hitam-hitam dan polisi muncul dari ujung jembatan, mereka bersenjatakan lengkap dengan anjing pelacak, Lantaran melihat anjing pelacak yang terlihat galak, Adin langsung menangis ketakutan,, Mumun langsung memeluk ke dua anaknya  karena juga takut melihat orang – orang tersebut, salah satu dari polisi tersebut menghampiri mumun sambil menyodorkan sebuah poto dengan bertuliskan DI CARI " TERORIS " Entah karena takut atau lantaran tidak bisa baca mumun langsung berkata dengan gugup " bu, bu, Bukan pak, ini bukan suami saya.. " ucap mumun dengan nada ketakutan. Kemudian orang tersebut berkata," kami polisi bu, kami mau cari Teroris yang lari ke daerah ini,. Mungkin ibu sempat lihat orang yang mirip dengan poto ini." Sambil kembali memperlihatkan poto yang di pegangnya. Mata mumun melirik ke poto tersebut " saya gak kenal pak, beneran pak, saya gak kenal dengan bapak yang namanya Teroris, kalau suami saya namanya jajang pak. emang bapak teroris ini aslinya orang mana pak?, bapak sebutin aja nama anak atau istrinya, kali aja saya kenal pak. Oh.. jangan-jangan  pak teroris ini mencuri singkong lagi ya pak,,,??" orang tersebut malah ikut bingun dengan perkataan mumun " bukan itu maksud saya bu tapi.." mumun langsung memotong ucapan orang tersebut, " oh.. soalnya bulan kemarin tetangga saya kelapran lantaran gagal panen, terus dia curi tiga pohon singkong, eh di tangkap polisi, trus kabarnya di hukum lima tahun penjara pak..!!" cikarang, 01 oktober 2010
( tulisan ini untuk mengenang para kaum yang terlupakan, marjinal dan komunitas masyarakat miskin Indonesia /sofyan)

14.12 | 0 komentar

FOTO PARA PEMBURU BERITA



10.56 | 0 komentar

Suami Aniaya Istri di depan anak-anaknya

Written By Red PBT on 02/10/10 | 19.00




Bekasi. Warga kp. Poncol Harapan Baru RT.02 RW.09 Ds Cikarang Kota kecamatan Cikarang Utara Bekasi, di kejutkan dengan suara gaduh di rumah kontrakan yang hanya berukuran 5x3 meter, Isak tangis seorang perempuan dan anak kecil yang menjerit-jerit membuat warga penasaran ingin mengetahui penyebabnya. Di dalam rumah tersebut, warga melihat Rohana 36 th, Terlihat terduduk lemas sambil memeluk ke dua anaknya yang tidak henti-hentinya menangis. Terlihat luka – luka memar di sekujur tangan, leher dan kepala wanita tersebut, ketika di Tanya warga , dia baru saja di pukuli oleh suaminya Ahmadi 32 Th. Menurut keterangan Rohana, suaminya yang bekerja sebagai pedagang kaos kaki di kawasan industri jababeka itu baru saja pulang, karena pulang pagi, rohana menegur suaminya agar jangan suka main dengan perempuan jablai di lokalisasi Tenda biru cibitung. Lantaran di tegur seperti itu, ahmadi langsung naik pitam, wajah rohana langsung mendapat bogem bertubi-tubi dari tangan suaminya, Dina dan Fahri ke dua anak mereka ikut menjerit ketakutan. Penganiayan tersebut terjadi di hadapan ke dua anak kandung mereka. Setelah puas memukuli istrinya, ahmadi langsung kabur begitu melihat warga berdatangan.
ROHANA TIDAK PUNYA KTP
Saman warga setempat langsung menyarankan rohana melapor ke polsek cikarang utara. Entah karena tidak punya KTP atau memang rohana  takut jika lapor akan di ancam, akhirnya petugas polsek hanya mencatat saja dan menyarankan agar musyawarah dulu dengan keluarganya. " Pak saya mau suami saya di tahan saja, saya sudah gak kuat lagi, saya bingung pak, kata pak polisi sya harus visum, uang dari mana nanti buat bayar visumnya, ini aja saya jalan kaki 1 kilo dari rumah ke polsek…

Namun sangat di sayangkan, Di kantor desa sendiri, keinginan rohana untuk membuat ktp sementara di tolak oleh salah satu petugas desa, Danton eko mengatakan sabtu dan minggu tidak melayani warga dalam bentuk apapun, rohana hanya di sarankan datangnya hari senin saja. Waka polsek Cikarang utara Subandi. Mengatakan kasus yang menimpa rohana masih dalam penyelidikan, laporan rohana sudah kami terima, kareana rohana dan suaminya ini menikah sirih, maka sulit untuk di kenakan Undang-undang KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga ), saat ini baru di kenakan pasal Penganiayaan saja. Sedangkan suami rohana masih kita cari. Ujarnya. (sof)


19.00 | 0 komentar

Pemburu berita tv

Wikipedia

Hasil penelusuran